PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisGenetika Perilaku

albinisme

albinism

Ringkasan Singkat

Sekelompok kondisi genetik yang ditandai dengan kurangnya pigmen melanin, yang memengaruhi warna kulit, rambut, dan mata serta sering menyebabkan gangguan penglihatan.

Albinisme adalah gangguan genetik yang ditandai dengan sedikitnya atau tidak adanya produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut, dan mata. Kurangnya melanin ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik tetapi juga sangat berdampak pada perkembangan saraf optik dan fungsi visual. Gejala umum meliputi hipopigmentasi, strabismus (mata juling), nistagmus (gerakan mata cepat yang tidak disengaja), fotofobia (sensitivitas ekstrem terhadap cahaya), dan penurunan ketajaman penglihatan.

Secara psikologis, individu dengan albinisme sering kali menghadapi tantangan terkait citra diri dan stigmatisasi sosial karena penampilan mereka yang berbeda. Dukungan psikososial sangat penting untuk membantu mereka mengatasi perasaan terisolasi atau intimidasi (bullying). Selain perlindungan fisik dari sinar matahari untuk mencegah kanker kulit, penanganan juga melibatkan koreksi penglihatan sejak usia dini.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • National Organization for Albinism and Hypopigmentation (NOAH)
  • APA Dictionary of Psychology
  • Mayo Clinic
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback